Selasa, 01 Mei 2007

APA YANG DIMAKSUD ORANG KUDUS ?

I Petrus 1:15-16
tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus"


Roma 8:27
"Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia,
sesuai dengan kehendak Allah,
berdoa untuk orang-orang kudus."

Mazmur 53:3-4 - BIS
"Dari surga TUHAN memandang umat manusia,
untuk mencari orang bijak yang menyembah Dia.
Tetapi semua orang sudah menyeleweng dan bejat
tak ada seorang pun yang berbuat baik."

Roma 3:23-24 - BIS
"Semua orang sudah berdosa dan jauh dari Allah
yang hendak menyelamatkan mereka.
Hanya karena rahmat Allah saja yang diberikan dengan cuma-cuma,
hubungan manusia dengan Allah menjadi baik kembali;
caranya ialah: manusia dibebaskan oleh Kristus Yesus."

I Yohanes 1:8-10 - BIS
"Kalau kita berkata bahwa kita tidak berdosa, kita menipu diri sendiri;
dan Allah tidak berada di dalam hati kita.
Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita kepada Allah,
Ia akan menepati janji-Nya dan melakukan apa yang adil.
Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita
dari segala perbuatan kita yang salah.
Tetapi kalau kita berkata bahwa kita tidak berdosa,
kita beranggapan seakan-akan Allah pendusta dan
kita tidak menyimpan perkataan Allah di hati kita. "

Dari ayat diatas kita dapat melihat bahwa tidak seorangpun manusia yang hidup dimuka bumi ini yang tidak berdosa.

Memang orang kristen sering disebut dengan "orang kudus", arti dari kudus ialah suci atau tidak berdosa. Apakah memang orang kristen "orang yang tidak berdosa?". Sesuai dengan ayat diatas, maka kita semua adalah orang yang berdosa, tetapi kita adalah orang yang berdosa yang "dianggap kudus" oleh Tuhan, atau istilah kerennya "dikuduskan"

Bapa dari sorga apabila memandang kita, IA akan memandang kita melalui Yesus Kristus...jadi, yang dilihat Bapa ya Yesusnya bukan kita. Karena itulah kita disebut mendapat anugerah pengampunan dosa. Tuhan akan mengampuni semua dosa kita, baik dosa disengaja ataupun tidak, dengan catatan

1. Kita minta ampun dosa
Matius 12:31
"Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni"

2. Mau mengampuni dosa orang lain

Matius 6:14-15 - BIS
"Kalau kalian mengampuni orang yang bersalah kepadamu, Bapamu di surga pun akan mengampuni kesalahanmu.
Mat 6:15 Tetapi kalau kalian tidak mengampuni kesalahan orang lain, Bapamu di surga juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Bagian kedua inilah yang kurang diajarkan oleh gereja-gereja sekarang ini. Gereja selalu menggembor-gemborkan "Tuhan akan mengampuni dosamu", dan mereka mengutip ayat ini:
I Yohanes 1:9 - BIS
"Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita kepada Allah, Ia akan menepati janji-Nya dan melakukan apa yang adil. Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita dari segala perbuatan kita yang salah."

Itulah jika firman tidak ditampilkan secara utuh. Banyak umat Tuhan saat ini merasa dosanya sudah diampuni, karena pendetanya mengutip ayat diatas (1 Yoh 1:9), padahal persyaratan Tuhan mengampuni terletak dalam kata-kata "jika kita mau mengampuni orang lain. Seharusnya jika kita mau meminta pengampunan kepada Tuhan, kita juga mau mengampuni dosa orang lain terhadap kita.

Tapi dalam kenyataannya......???. Akibat dari pemberitaan yang salah tadi, maka banyak orang kristen masih "menyimpan kepahitan" dalam dirinya. Memang susah sekali untuk mengampuni dosa orang kepada kita, apalagi untuk orang-orang yang banyak teraniaya oleh orang lain tersebut.

Cobalah kita masing-masing mengintropeksi diri sendiri, karena banyak orang kristen mengatakan "saya telah mengampuni orang ini", tapi pengampunan itu cuma berada dalam mulut saja, bukan berasal dari hati. Kita harus bisa mengampuni orang lain sama seperti Yesus diatas kayu salib berkata : "Bapa ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu yang mereka perbuat".

Pengampunan adalah hal tersulit yang bisa dilakukan oleh manusia. Sering kita berkata kita telah mengampuni orang yang menyakiti kita, tetapi jika kita bertemu dengan orang tersebut, hati kita mendidih kembali, bahkan jika punya kesempatan untuk membalas, kita akan melakukannya.
INTINYA : JIKA KITA TIDAK MENGAMPUNI ORANG, MAKA KITA JUGA TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH BAPA
Hanya Yesuslah yang dapat memampukan kita untuk mengampuni dosa orang lain terhadap kita, mintalah Tuhan memberi kekuatan untuk mengampuni orang yang menyakiti saudara, dan mintalah Tuhan untuk menghapuskan "rasa sakit" atau minta Tuhan menghapuskan "kejadian yang menyakitkan" tersebut dari hati dan pikiran saudara.

Kalau saya nggak mau mengampuni bagaimana? Yah, nggak apa-apa.... jangan minta pengampunan juga sama Tuhan.

Jadi orang kristen disebut "kudus", bukan karena orang tersebut tidak mempunyai dosa, melainkan karena Tuhan mengampuni dosa-dosa pengikutNYA. Untuk itulah IA mati di kayu salib, agar kita yang mempunyai banyak dosa tidak masuk neraka. Tetapi sebagai pengikutnya, kita dituntut untuk selalu "mengejar kekudusan" dalam hidup ini. Yang dimaksud ialah kita mengurangi sampai dosa-dosa tersebut mati dalam kehidupan kita.

Apakah mungkin manusia menjadi manusia yang tidak berdosa? Jawabannya ialah TIDAK MUNGKIN. Sesuai dengan ayat diatas, selama kita hidup di dunia kita akan tetap jatuh kedalam dosa, hanya dosa bagaimana yang kita lakukan?, tetapi selama kita minta pengampunan dosa (juga ngampunin dosa orang lain), maka Tuhan akan selalu menguduskan kita. Karena tujuan akhir dari kehidupan orang kristen ialah:

Roma 8:29
"Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara."

Kita dianggap suci, dianggap kudus oleh Tuhan, bukan karena kita suci dan kudus. Dalam kehidupan ini kita harus berusaha mengejar kekudusan tersebut, sehingga hidup kita akan diubahkan menjadi serupa dengan YESUS KRISTUS.

Setelah kita membaca tulisan ini, marilah kita merenungkan apakah kita sudah mengampuni semua orang yang menyakiti kita? Apakah memang kita mau melupakan segala perlakuan/perbuatan orang yang menyakiti kita? Apakah kita dapat berkata kepada orang yang menyakiti kita, "aku telah mengampunimu?"

Roma 12:1
"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati."


Yesus adalah satu-satunya manusia yang tidak berdosa

0 Comments: