Selasa, 24 April 2007

MENDENGAR SUARA TUHAN - BAGIAN 1

Dalam tulisan saya yang yang berjudul apakah anda pengikut Yesus?, tertulis bahwa menjadi orang yang beragama kristen, belum berarti menjadi pengikut Yesus. Untuk dapat disebut sebagai Pengikut Yesus, maka orang tersebut harus dapat mendengar suara Tuhan, karena Yesus sendiri berkata:

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku. Aku kenal mereka,
dan mereka mengikuti Aku.”
(Yohanes 10:27 - BIS)


Yang menjadi permasalahan sekarang ialah, bagaimana cara mendengar suara Tuhan?, apakah Tuhan memang bisa berbicara?.......

Syarat untuk dapat mendengar suara Tuhan ialah:
1. Kita memang mempunyai kerinduan untuk mengenal Tuhan secara Pribadi.
Kita harus memeriksa hati kita, apakah kita memang mempunyai kerinduan untuk mengenal Tuhan secara pribadi atau hanya untuk mendapatkan berkat-berkatnya. Banyak orang mencari Tuhan dengan tujuan untuk mendapatkan berkat-berkat dari Tuhan, bukan untuk mengenal Tuhan secara pribadi.

Sekarang saya bertanya kepada anda, kalau ada orang ingin berkenalan dengan anda, tapi tujuannya hanya untuk minta pertolongan anda, dan kalau anda mengabulkan permintaan orang tersebut, maka keesokan harinya orang tersebut akan datang lagi ke rumah anda , dengan tujuan meminta barang yang lain kepada anda. Mungkin anda dapat bersabar sampai dengan 5-10 permintaaan, setelah itu anda akan menendang orang tersebut dari rumah anda.

Nah, begitulah perasaan Tuhan, kalau kita datang kepadaNya hanya untuk meminta berkat dariNya, kita bukan ingin berkenalan denganNya. Tuhan mengetahui hati kita, Boleh saja dimulut kita mengatakan kepada Tuhan bahwa kita ingin mendengar suaraNya, ingin berkenalan denganNya, tetapi Tuhan menilai hati manusia. Yang lebih hebat lagi, Tuhan tetap sabar dengan kita, dan tetap memberikan berkat-berkatNya kepada kita.

Okay, katakanlah kita mempunyai hati yang bersih dan murni dihadapan Tuhan, maka langkah berikutnya ialah

2. Ambil sehelai kertas dan alat tulis
Anda mulai berdoa kepada Tuhan dan anda katakan kepadaNya betapa anda rindu untuk bertemu dengannya, dan anda minta agar Tuhan memberitahu dosa-dosa anda selama ini. Mulailah dengan pujia-pujian kepadaNya, dan berdoalah dengan sepenuh hati. Dan jangan lupa, anda harus melakukannya di ruang tertutup atau sendirian, jangan melakukan di pasar atau supermarket.

Kalau anda melakukan dengan segenap hati, pasti Tuhan akan memberitahu dosa-dosa anda. Caranya ? dengan cara mengingatkan anda akan dosa-dosa yang pernah anda lakukan. Tulis saja satu persatu dosa tersebut. Ingat!, jangan cuma sediakan kertas selembar, sudah selembar, kertas notes lagi...Itu sih, namanya keterlaluan pelitnya.

3. Minta ampun akan dosa-dosa tersebut.
Setelah anda mencatat dosa-dosa yang Tuhan ingatkan tersebut, mulailah minta ampun kepada Tuhan akan dosa-dosa tersebut, misal : dalam catatan anda tertulis:
- Menyimpan kepahitan kepada keluarga atau teman anda
Maka berdoalah minta ampun kepada Tuhan, karena selama ini belum bisa mengampuni keluarga atau teman tersebut, dan minta agar Tuhan memampukan anda agar bisa mengampuni keluarga atau teman tersebut

Anda minta pengampunan untuk semua dosa yang telah anda catat dalam kertas tersebut. Mungkin anda berkata, lho, dosa-dosa sayakan sudah diampuni waktu saya minta pengampunan dosa?, betul, dosa-dosa anda sudah diampuni, tapi dosa yang mana yang diampuni anda tahu tidak?. Bagaimana kita bisa mengatakan kita sudah diampuni, kalau kepahitan masih ada dalam hidup kita, kalau kita belum mengampuni orang lain?. Bukankah Tuhan mengatakan, Ia tidak akan mengampuni dosa kita kalau kita tidak mau mengampuni dosa orang lain.

4. Mintalah Tuhan menjadi Raja dalam hidup anda
.
Setelah anda minta pengampunan dosa kepada Tuhan. Maka mintalah Tuhan menjadi Tuan atas anda, serahkanlah seluruh tubuh, jiwa dan roh anda kepadanya, juga segala keinginan anda, kekuatiran, dan hal-hal lainnya dalam hidup anda. Katakanlah kepada Tuhan betapa bersyukurnya anda karena Ia rela mengorbankan nyawaNya bagi anda. Serahkan juga segala harta milik anda, keluarga anda kedalam tanganNya. Nah, sekarang anda menjadi orang termiskin di dunia, karena semua telah diserahkan kepada Tuhan.

5. Mulailah menyediakan waktu untuk Berdua bersama Tuhan.
Anda dapat memilih waktu yang terbaik bersama Tuhan menurut anda sendiri. Ada yang senang dengan pagi hari, ada yang senang diwaktu siang hari, dan ada yang senang dengan malam hari. Nah, kalau anda mau berbicara dengan Tuhan, disinilah waktunya. Bukalah pertemuan anda dengan doa, undang Dia hadir, dan setelah berdoa anda mulai belajar FirmanNya. Tuhan paling senang mengajar orang diwaktu anda mempelajari FirmanNya. Tanyakan kepada Tuhan, apa yang dimaksud dengan FirmanNya tersebut.

6. Berbicaralah sepanjang hari kepadaNya.
Kebanyakan manusia tidak pernah mau berbicara dengan TuhanNya, kecuali ia sedang dalam keadaan berdoa. Entah ajaran sesat mana yang merasuki orang-orang tersebut, sehingga ia menganggap Tuhan hanya bisa mendengar kalau ia lagi berdoa. Tuhan tidak tuli sobat, mulailah hari anda, ketika anda bangun dari tidur dengan mengatakan “selamat pagi, Tuhan”, dan sepanjang hari ajak terus Tuhan berbicara. Pada mulanya karena anda belum terbiasa mendengar suara Tuhan, anda mungkin belum bisa mendengar suara Tuhan, hal itu biasa.

Hal ini dapat diterangkan dengan cara begini, “Kalau ada sahabat, atau keluarga anda yang menelepon, dan kebetulan anda yang menerima, mengapa anda langsung mengetahui, bahwa itu suara dari sahabat atau keluarga anda?”, Anda tentu menjawab, “Ya, sayakan sudah hafal suara mereka, karena saya sering bercakap-cakap dengan mereka”. Demikian juga dengan Tuhan, apabila anda sering bercakap-cakap denganNya, maka anda dapat mengenal suaranya.

Suara Tuhan sangat lembut, suaranya berada dalam hati kita. Kalau suaraNya sangat lembut, bukan berarti kalau suasananya sekeliling anda ribut, maka anda tidak dapat mendengar suaraNya. No, brother/sister, you can still hear His voice.

Mulailah mengandalkan Tuhan dalam segala hal, bahkan ketika memilih baju, tanyakan kepadaNya, “Tuhan, aku pakai baju yang mana?, diwaktu and mulai mengerjakan sesuatu, berdialoglah dengan Tuhan, tanyakan kepadaNya, bagaimana cara terbaik mengerjakan pekerjaan tersebut. Yang saya maksud berbicara dengan Tuhan, bukanlah anda berbicara dengan suara melalui mulut anda, cukup anda berbicara dengannya dalam hati. Mengerti ya maksud saya. Jangan kuatir, walaupun anda berbicara dalam hati, Tuhan mendengar suara anda.

Well, cobalah cara diatas, jangan hanya mencoba sekali terus menyerah. Ingat, Tuhan melihat hati !!!....Kalau tidak berhasil juga, kontak saya melalui e-mail, saya akan membantu anda, dan menanyakan kepada Tuhan kenapa anda dicuekin.


Yesus ingin berkenalan dengan anda

Read Article in English

2 Comments:

Kristian N. said...

Kadang kita terlalu fokus pada mendengar suara Tuhan, menunggu- dan menunggu padahal banyak prinsip-prinsip yang sudah jelas tertulis di Alkitab. So memahami Firman itu memang sangat penting. Just do it. :))

http://kristiannovianto.blogspot.com/

NELSON said...

Betul Bro, kita harus hafal Firman, dan biasanya Tuhan juga memakai firmanNya untuk berbicara kepada kita, tapi ada juga yang harus nunggu, contohnya: Musa, 40 tahun ngomong ama kambing dan domba, abis Tuhan nggak nongol-nongol, kasian ya Musa ???