Minggu, 04 Februari 2007

APAKAH ANDA PENGIKUT YESUS?

Apa arti menjadi "PENGIKUT YESUS" bagaimana menjadi seorang pengikut Yesus ?.

Pengikut Yesus bukanlah seseorang yang "beragama kristen" , Pengikut Yesus adalah seseorang yang mengenal dan dikenal Yesus secara pribadi. Tuhan menyatakan diriNya kepada orang tersebut, dan orang tersebut akan mengenal Tuhannya dengan benar.

D
an tahukah anda, kalau anda belum bertemu Tuhan secara pribadi, maka anda tidak dapat disebut sebagai "Pengikut Kristus"
Ini sebuah cerita nyata, ada seorang pendeta yang telah melayani Tuhan selama 40 tahun, bahkan dalam pelayanannya mungkin ia telah bertindak sebagai gembala.

Ia melayani sebuah gereja, dan melakukan semua hal yang harus dilakukan oleh seorang pendeta, dan selama ia melayani sebagai pendeta, ternyata ia belum mengenal Tuhan secara pribadi.


Perkenalan dengan Tuhan, baru ia alami setelah ia pensiun menjadi pendeta.
Ia telah melayani Tuhan selama 40 tahun, dan selama 40 tahun itu, ia tidak mengenal Tuhan..........

Cerita ini bukanlah cerita bohong, anda dapat bertemu dengan pendeta tersebut. Sekarang Ia melayani dan membuka sebuah "sekolah doa" di Jakarta, yang telah menciptakan banyak "pendoa-pendoa syafaat" yang tangguh, dan bukan hanya itu saja, Beliau bahkan melayani sampai ke Irian Jaya. Tuhan memakai ia dengan dahsyat setelah ia pensiun.

Dalam kesaksiannya Ia berkata, Ia telah melayani Tuhan selama 40 tahun, tapi Ia tidak kenal dengan Tuhan yang Ia layani. Lalu....Ia melayani siapa selama 40 tahun itu???
Yang menjadi pertanyaan sekarang apakah anda dan saya telah mengenal Tuhan secara benar?


Untuk mengetahui hal tersebut, apa bila anda tertarik,
lihat artikel lengkap dibawah ini......


Mungkin kita sudah lama menjadi orang yang "beragama kristen", bahkan mungkin sudah sejak lahir kita telah dibaptis (gereja tradisional memperbolehkan baptisan bayi), atau sudah diserahkan kepada Tuhan, melalui gereja masing-masing (gereja pentakosta dan karismatik).

Kemudian setiap minggu kita dibawa ke gereja, mengikuti "sekolah minggu", hal ini dilakukan dari kecil hingga menginjak remaja. Semakin dewasa kita aktif dalam kegiatan-kegiatan gereja, Mungkin di rumahpun ada kebaktian rumah tangga yang kita ikuti, dan kita juga rajin berdoa dan membaca Alkitab.

Setelah mulai dewasa, kita mengikuti kursus pendalaman Alkitab, Katekisasi, School of Ministry,
dan mulai ikut pelayanan di gereja. Ada yang mengikuti paduan suara, menjadi guru sekolah minggu, menjadi pengurus gereja dan sebagainya.

D
idalam hati kita merasa kita adalah "orang rohani", yang berbeda dengan “orang dunia yang tidak jelas kelakuan dan kegiatannya. Kita adalah “orang rohani” yang mengasihi Tuhan, dan apabila kita melakukan dosa, hanya dosa-dosa kecil, kita percaya “pasti akan diampuni”.

Kita sering menghakimi orang dengan mengatakan, "dasar orang dunia, nggak ngerti hal yang rohani", Kita merasa bahwa kita adalah anak Tuhan”. Sampai pada suatu hari kita tersentak mendengar ada orang bertanya kepada kita:

“Tahu nggak, kemarin aku ditegur Tuhan, karena akhir-akhir
ini jarang baca Alkitab"

Kemudian orang itu balik bertanya, “kamu sering ngobrol ama Tuhan nggak?", mendengar pertanyaan tersebut, kita mungkin berkata dalam hati,
"Dasar orang gila, emang Tuhan bisa ngomong,, jangan-jangan orang ini
butuh pelepasan, masak Tuhan bisa ngomong!".

Eman
g Tuhan bisa ngomong????? Sebenarnya yang nggak jelas statusnya sebagai orang kristen, kita atau orang yang ngomong tadi. Yesus berkata dalam Yohanes 10:14,
Akulah gembala yang baik. Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, begitu juga Aku mengenal domba-domba-Ku dan mereka pun mengenal Aku. Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk mereka. (BIS)
kemudian dilanjutkan lagi dengan berkata dalam Yohanes 10:27
"Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku. Aku kenal mereka,
dan mereka mengikuti Aku." (BIS)

nah jelas kan... udah jelas belum!!, kalau belum baca lagi sampai jelas.
Kawan, Tuhan kita adalah Tuhan yang Berkuasa, "Segala sesuatu diciptakan oleh DIA, dan untuk DIA Tega amat bilang Tuhan bisu. "TUHAN" bisa ngomong sobat, bahkan Dia rindu agar kita bercakap-cakap denganNYA setiap saat.

Nah sekarang udah jelaskan…. makanya jangan suka ngolokin orang "dasar orang dunia". Lha kita sendiri orang apa, “orang rohani yang nggak jelas” atau orang “rohaya”, yang artinya “Rohani Hayalan

Ngakunya pengikut Kristus, tapi nggak pernah ngomong sama Tuhannya, lha selama ini ngapain aja.. Cobalah pikir, ada nggak pasukan yang nggak pernah ngomong sama bossnya, dan dia cuma ngerti bosnya dari buku peraturan yang dikeluarkan, “ada nggak pasukan yang begitu?”.

Sobat, “Carilah Tuhan selama IA berkenan untuk ditemui”, Tuhan tidak pernah jauh dari kita, tapi kita yang jauh dari kita. Tahu nggak apa kata Tuhan tentang orang-orang yang ngakunya “rohaya” tadi.

Bangsa ini memuliakan AKU dengan bibirnya, 
tapi hatinya tidak
Yesus rindu berbicara dengan anda secara pribadi


Article in English

3 Comments:

dephz_check said...

wowww . .peMikiran yg daHsyat . .thnx dahh bkin kya gni . .bza bkin orang tmbh ngerti tntang Tuhan . .^^

dephz_check said...

wowww . .peMikiran yg daHsyat . .thnx dahh bkin kya gni . .bza bkin orang tmbh ngerti tntang Tuhan . .^^

peter lau said...

syalom, tq buat tulisannya, Gbu, tetap sukses dan setia